Ya, rasanya itu memenuhi otakku
saat ini. Rasanya ingin menghilang dan memangkas masalah yang ada. Mencoba
untuk menjadi diriku yang lain yang sekiranya lebih bisa aku terima.
Sebagian mereka yang mengenalku,
sepertinya aku bukan tipe perempuan yang rajin bahkan mungkin terlalu pemalas
dalam menghadapi masalah dan ketika aku ingin berubah sepertinya bukan hal
asing lagi bagi mereka, karena aku sering mengatakan hal itu dan realisasi
hanya 25% dan menurun menjadi 2% paling bagus juga 10%.
Lagi-lagi aku tipe manusia yang
terlalu berpikir, entah masalah serius atau sepele.
Ada pertanyaan yang muncul dari
benakku dan cukup sulit aku jawab, “sebenarnya aku ingin berubah itu benar-benar keinginanku sendiri atau hanya keinginanku
untuk mendapat pengakuan dari orang lain?”.
Ketika aku menjawab “aku ingin
berubah untuk diriku sendiri” tapi nyatanya perubahan itu tak bertahan lama dan
kembali ke diriku sebelumnya yang stuck
dengan habit yang sama.
Ketika aku menjawab “aku ingin
mendapat pengakuan dari orang lain atas kemampuanku” sepertinya itu juga can’t relate karena terkadang aku menjadi
pribadi yang tak peka bahkan apatis dengan sekelilingku lalu bagaimana aku
mengetahui pengakuan itu ada?
Aku tidak ingin mencari
pembenaran, karena untuk apa aku bertanya pada diriku sendiri dan melakukan
pembenaran atas jawabanku sendiri. Rasanya seperti aku hanya main-main dengan
hidupku sendiri.
Tapi menurutku dua pilihan diatas
memang saling berkaitan, terkadang kita ingin berubah ya karena kita sadar
kalau saat ini memang sudah waktunya dan mesti melakukan perubahan agar
kehidupan yang kita alami juga mengalami kenaikan. Kenaikan ini mencakup segala aspek, baik keimanan,
intelektual, finansial maupun yang lainnya. Bahkan secara tidak sadar kita juga
merasa kalau kita membutuhkan pengakuan dari oranglain, pengakuan ini juga
tidak buruk menurutku. Terkadang pengakuan bisa membuat kita bertahan untuk
berubah menjadi yang lebih baik lagi. Tapi jika kadar kebutuhan akan pengakuan
ini berlebihan jatuhnya juga akan pencitraan.
Untuk ku dan untuk kalian yang
ingin berubah memang harus berjuang lebih dalam lagi. Tidak apa jika harus stuck lagi, harus down lagi bahkan harus mengulang perubahan dari awal. Tak perlu
menyenangkan orang lain atas perubahan yang dipilih, tapi jika bisa
menyenangkan orang lain kenapa tidak?. Seperti alam yang membutuhkan reboisasi
bahkan reklamasi, hidup juga membutuhkan pembaruan yang lebih baik lagi. Tersenyumlah,
kamu tidak sendirian disini.
Tawangsari, 21 April 2019

Karena peebaikan dalam hidup itu juga di perlukan untuk menyiapkan masa depan yang lebih baik.
BalasHapusBtw, wes ra sah kakean pikiran, TA ne gek di rampungke sek kono!! 😅
Benar sekali, perbaikan harus dilakukan setiap waktu.
BalasHapusTerimakasih semangat nyaa, semoga tanggungjawab saya segera terselesaikan :)
Keren bgt ceritanya, menurut pengalaman saya, dalam keinginan perubahan, akan sangat efektif jika ada sesuatu yang menjadi motivasi kita, baik itu dapat berupa seseorang maupun hal tertentu,
BalasHapusTerimakasih atas pujiannya, benar sekali konsisten juga membutuhkan motivasi yang diyakini. terimakasih atas sharing pengalamannya.
Hapus