Kara mulai menertawakan dirinya lagi saat ini, sedang apa ia
berharap akan bertemu dengan burung gereja yang kemarin lusa ditemuinya.
Ia bertanya-tanya, apakah pesannya untuk perempuan diujung
jalan kemarin benar-benar tersampaikan?, seharusnya ia tidak berharap.
Mengapa? Bukankah burung gereja yang ia temui kemarin sedang
terluka, bukankah yang sedang terluka seharusnya diberi waktu untuk
menyembuhkan diri?.
Dari banyaknya hal, kenapa ia harus memikirkan perempuan
ujung jalan itu? Apa hanya karena perempuan itu sedang memakai baju warna merah
muda seperti yang ia sedang kenakan?
Kara memang selalu seperti itu, ia memiliki pandangan sendiri
yang jarang dilihat oleh orang lain.
Kara melanjutkan kegiatanannya, ia membuka lagi
tulisan-tulisan usangnya, yang mungkin saja tulisan-tulisan itu sempat
terinintimidasi oleh segala angka-angka yang mengelilingi dari waktu ke waktu.
Sukoharjo, 15 Juli 2023
Komentar
Posting Komentar