Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

MENJELANG LUKA

Aku menjelang luka kembali Aku bergerak mendekati patah Ego datang lebih rutin Raga merancu sendirinya Jiwa meronta layaknya tak ingin di pasung Lalu hati malah bersimpul manja Seperti menemukan peraduan yang sempat hilang Apakah peraduan hatiku adalah luka? Bukan Peraduan hatiku adalah pemilik luka Pemilik yang meninggalkan luka di kehidupanku Terimakasih sudah menitipkan lukamu padaku Kamu meninggalkan tanpa belas kasih Tak apa, sudah ku rawat luka  Agar ia tumbuh menjadi senyum terbaik di setiap sapa ku. Sukoharjo, 9 April 2020

JOURNEY #6

Hallo semuanya, teman nyata dalam jarakku. Bagaimana kabar kalian? Harapku semoga Tuhan melindungi kita semua dan mendekatkan hal baik untuk kita. Untuk mengawali tulisan pertama ku di tahun   2020 ini, aku ingin bercerita sedikit. Sudah lama rasanya ya aku tidak menulis. Kemarin sempat berkeinginan untuk mencoba konsisten untuk menulis setiap pekan tapi ternyata cobaan lebih berat dibanding niatku hehehehe. Hari ini aku mendengar cerita dari teman lama yang sudah lama aku tak besua dengannya. Kita saling mempertanyakan hal yang serupa, bagaimana cara rezeki memilih jiwa sebenarnya?. Bagaimana bisa kita berusaha semaksimal mungkin tapi sesuatu yang kita impikan jatuh ke tangan orang lain? Dari percakapan hari ini aku juga sempat mendengar kalimat   “Aku capek susah terus. Aku ingin kaya dan bisa memilih aku ingin hidup seperti apa” jika sekilas ku pikir, sebenarnya tujuan utama kita bukanlah kaya. Melainkan merasa bahagia dan damai. Bahagia atas kehidupan yang s...